Cara Menggunakan Cron di Linux (Crontab)

Di post sebelumnya disini, bisa kita lakukan otomatisasi atau terjadwal (scheduled task)

Di Linux telah ada utility namanya cron untuk melakukan sebuah perintah secara otomatis berkala.

Pertama kita simpan dulu perintahnya di sebuah file:

echo tar -cvpf /home/ikons/backup/fullbackup.tar --directory=/ --exclude=proc --exclude=sys --exclude=dev/pts --exclude=/home/ikons/backups . > autobackup.sh
Kemudian setting permission file autobackup.sh ke 750:

chmod 750 /lokasi/file/autobackup.sh

Setelah itu kita perlu melihat apa saja cron yang sedang berjalan di OS dengan cara:

crontab -l
Kalau tidak ada harusnya kosong, tetapi jika ada nanti ada tampilan seperti ini:

*/20 * * * * /program/skrip/yang/dijalankan/crontab

arti crontab diatas adalah tiap 20 menit sekali maka akan menjalankan program/skrip dimaksud.

di crontab ada 5 (lima) tanda bintang (*) yang artinya dari kiri ke kanan adalah:

  1. Menit
  2. Jam
  3. Hari (dalam bulan 0 - 30)
  4. Bulan
  5. Hari (dalam minggu 0 - 7)

Tanda bintang (*) bisa dikombinasikan atau diganti dengan:

  1. tanda (/) : artinya setiap kali sesuai dengan posisi tanda (*) , kalau di posisi paling kiri */30 * * * * berarti setiap 30 menit.
  2. tanda (,) : artinya bisa menjalankan dalam beberapa kali rentang waktu, misalnya * 1,3 * * * atau setiap pukul 01.00 dan 03.00.
  3. tanda (-) : artinya menjalankan selama rentang waktu tersebut, misalnya * * * * 2-4 atau setiap hari kedua sampai hari keempat dalam satu minggu.

Atau bisa juga dengan tanda @ yang akan melakukan cron tiap tengah malam, contohnya:

  • @yearly dan @annually : tiap tahun sekali pada tanggal 1 Januari.
  • @daily dan @midnight : tiap hari.
  • @monthly : tiap bulan.
  • @weekly : tiap minggu.
  • @hourly :tiap jam.
  • @reboot : menjalankan cron tiap reboot.

Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut:
*/20 * * * * /home/ikons/ganteng
30 */2 * * * /home/ikons/ganteng
0 * * * * /home/ikons/ganteng
@daily /home/ikons/makin/ganteng

yang artinya adalah tiap 20 menit maka ikons ganteng, tiap 2 jam lebih 30 menit maka ikons ganteng, tiap jam maka ikons ganteng dan tiap hari ikons makin ganteng hahaha...

wah sampai lupa ini cron-nya ditaruh dimana, caranya cukup simpel, jalankan:

crontab -e
lalu masukkan skrip autobackup dengan waktu yg diinginkan, contohnya:

@monthly /lokasi/file/autobackup.sh
atau

* 10,20 * * 1-5 /lokasi/file/autobackup.sh
Yang artinya adalah autobackup.sh dijalankan tiap bulan atau autobackup.sh dijalankan selama hari senin-jumat pada pukul 10.00 dan 20.00

Tentu saja program atau skrip yang bisa dijalankan oleh cron jangan sampai bentrok dengan program atau skrip yang jalan pada waktu yang sama.

Kreatifitas para admin menggunakan cron di Linux sangat diperlukan agar membuat pekerjaannya lebih ringan 🙂

Semoga bermanfaat.
Salam,
iKONs

*Catatan:
Format waktu adalah 24 jam.

Sumber:
https://library.linode.com/linux-tools/utilities/cron