Cara menghapus proteksi read only flashdisk

Pada suatu hari teman saya meminta tolong agar dibantu untuk memperbaiki flashdisknya, dia cerita kalau flashdisk tersebut sebelumnya di pasang ke handphone Androidnya. Setelah itu flashdisk tidak dapat di hapus atau di copy file, seperti terkunci (write protected).

Flashdisk kok di pasang ke handphone? seperti ini penampakannya:

IMG_0912

Ada colokan untuk mikro-USB ternyata, jadi colokannya ada 2 (bolak-balik).

Kembali lagi ke laptop…

Begini hasil dari fdisk -l:

Flashdisk write protect

Dapat kita lihat di gambar di atas bahwa flashdisk ada di /dev/sdb1.

Mari kita coba format dengan partisi FAT:

Flashdisk write protect

Tidak bisa di format begitu saja, normalnya ketika di format maka akan muncul tulisan error bahwa flashdisk masih di mount di system.

Kalau ada read-only file system pada saat kita akan format disk tersebut maka kemungkinannya ada 3 (tiga), yaitu:

  1. Disk tersebut ada kunci secara hardware, biasanya berupa saklar, banyak ditemui di memory card (SD Card, Micro SD, Memory Duo dsb).
  2. Disk tersebut dikunci oleh suatu software (dalam kasus teman saya mungkin oleh partisi manager di Android).
  3. Disk tersebut rusak karena alasan yang kadang tidak jelas #nohope

Solusinya jika yang terjadi nomor 2 (dua) adalah dengan menghapus kuncinya (read only to 0), berikut cara menghapus proteksi read only flashdisk:

Dimana sdx adalah lokasi disk yang dituju (lihat dengan df -ah atau fdisk -l).

Berikut penampakannya:

Flashdisk write protect

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa setting readonly di ubah menjadi 0 (off).

Mari kita coba untuk memformat flashdisk tersebut:

Flashdisk write protect

Well, dapat dilihat bahwa sekarang flashdisk tersebut tidak memiliki error “Read only filesystem”, mari kita coba untuk unmount dan mount ulang…dan coba lakukan read dan write….ternyata berhasil!

UPDATE:

Setelah coba di cabut dan di colok ulang ke USB, ternyata flashdisk tersebut tidak bisa di baca oleh system, berikut errornya:

Flashdisk read protect

Terdapat error I/O pada flashdisk tersebut, sayang sekali untuk tipe error seperti ini hampir dapat dipastikan bahwa flashdisk telah rusak…

Saran saya adalah gunakan merk flashdisk yang memiliki track record baik seperti Sandisk atau Corsair (saya mempunyai beberapa kenangan buruk dengan merk Kingston).

 

Semoga bermanfaat,

iKONs

 

Sumber:

http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=2175479

  • Vicky Vernando Dasta

    nice share om

  • Bagas Purwohandoyo

    om itu ngeliat error nya pake command apa ya?? ikutin tutorial nya sih berhasil om

    • ngeliat error yg mana?

  • Toni Haryanto

    cara nge root nya gimana?

    • Klo pake Kali Linux defaultnya root gan, tapi sebaiknya bikin user baru non root aja lebih aman

      • Ananda Dyah Eka Susanti

        kalau pake windows gimana ngerootnya?