Install WordPress di Localhost Linux

Apa itu WordPress??

Menurut dokter Wiki, WordPress adalah Sistem Manajemen Konten atau dalam bahasa Inggris disebut juga Content Management System (CMS), sifatnya gratis dan Open Source. WordPress bekerja berbasis PHP dan MySQL.

Tentunya sudah pada kenal dengan CMS ya?? ada banyak CMS sebenarnya, seperti WordPress, Mambo/Joomla, Drupal dll.

Tempo hari ada temen yang menanyakan cara install WordPress di Localhost Linux kepada saya jadi sekalian sharing enaknya di post disini aja hehehe…

Sebenarnya diinstall di OS Windows jg bisa hanya beda nya klo di Linux kita membutuhkan Apache (web server), PHP5 dan MySQL database) sedangkan di OS Windows bisa diganti dengan XAMPP (udah include web server + PHP + database) atau menggunakan IIS (web server) dan MsSQL (database).

Pertama yang diperlukan adalah CMS WordPress, bisa didapatkan disini. bisa di download yg .zip atau .tar.gz sama saja.

Disini saya menggunakan Backtrack 5 R1 sebagai OS nya, dimana base OS nya adalah Ubuntu Lucid 10.04, untuk Linux yang lain jika belum ada web server dan database nya harap diinstall dulu, cara melihatnya utk di Debian dan Ubuntu bisa dengan:

kalau belum ada install saja:

Setelah itu extract file wordpress yang sudah didownload diatas, lihat di dalam folder wordpress isinya kurang lebih seperti ini:

Sudah? pindah folder wordpress tersebut ke /var/www

Kemudian jalankan apache dan mysql-nya:

Setelah Apache dan MySQL jalan, selanjutnya adalah konfigurasi pada database MySQL:

 

Perhatikan saya melakukan setting MySQL dalam posisi root.

Nama user, database dan password dapat diganti sesuai selera.

Selesai??

Buka browser dan ketik URL ini: http://127.0.0.1/wordpress

Akan muncul halaman seperti dibawah:

Halaman diatas muncul karena kita belum melakukan setting pada file wp-config.php, klik “Create Configuration File”

Masih ingat setting MySQL diatas kan? klik “Let’s Go!”

Isi halaman diatas sesuai dengan setting MySQL sebelumnya, klik “Submit”

Ada peringatan “Sorry, but i can’t write the wp-config.php file”, hal ini normal karena demi alasan keamanan maka standar permissions di folder /var/www adalah 644 atau -rw-r–r–.

Tapi tenang saja, copy saja semua tulisan di dalam box mulai <?php ….. sampai selesai, kemudian buka teks editor (vim, gedit, kwrite dll), paste lalu safe dengan nama wp-config.php dan ditaruh di folder /var/www/wordpress/

Perhatikan pada line 36 sampai 52 di dalam kode wp-config.php tersebut:

Sejak WordPress versi 2.6.8 ada tambahan “Salt” sebagai tambahan keamanan untuk proses otentikasi username dan password.

Fungsi dari salt ini adalah agar password yang tersimpan di dalam database tidak dapat di crack dengan mudah karena telah ditambah dengan “Salt” sehingga hasil hash akan jauh lebih kompleks.

Bisa didapatkan disini untuk “Salt” yang berbeda tiap waktunya (Salt Generator dari WordPress). Paste saja hasil di link tersebut untuk mengganti line 45 sampai 52 file wp-config.php diatas. Tentu saja hal ini adalah optional, tetapi demi keamanan saya anjurkan untuk dirubah…

Sudah?? klik “Run the install”

Kalau segalanya berjalan lancar seharusnya halaman selanjutnya seperti berikut:

Isi halaman diatas sesuai keinginan, selesai klik “Install WordPress”

Voila! WordPress telah terinstall, klik “Log In”

Masukkan Username dan Password yang dimasukkan di halaman “Install WordPress”, klik “Log In”

Yeaah WordPress telah bisa digunakan! pada posisi “Dashboard” langsung saja setting sesuai keinginan seperti add new post, plugins, appereance (theme) dll…

Baiklah mari kita coba tambahkan theme:

Theme dapat di download dimana saja, tetapi untuk install theme tidak disarankan melalui menu Appereance — Themes karena harus menggunakan ftp yang kurang aman, kecuali menggunakan fpts (contoh: vsftpd).

Biasanya saya download saja dari sini: https://wordpress.org/extend/themes/

Bentuk filenya dalam .zip, extract saja kemudian pindahkan folder theme tersebut ke dalam /var/www/wordpress/wp-content/themes/

Defaultnya terdapat 2 (dua) theme di dalam WordPress, lihat saja di folder  /var/www/wordpress/wp-content/themes/, ada folder twentyeleven dan twentyten. Setelah memindahkan folder theme diatas maka ketika kita buka menu Appereances –> Themes maka akan muncul tampilan seperti berikut:

Pada gambar diatas saya memilih theme “Graphene 1.6 by Syahir”, untuk aktifasinya tinggal scroll ke bawah dikit lalu klik “activate”

Selesai?? refresh browser di posisi http://127.0.0.1/wordpress/

Tampilan sebelum theme diganti:

Setelah theme diganti:

Mudah bukan install WordPress di Localhost Linux?? hal yang sama dapat dilakukan juga untuk instalasi Plugin dll…

Semoga bermanfaat,

Jika banyak kekurangan dan kesalahan mohon dikoreksi,

iKONs

Sumber:
http://www.ehacking.net/2012/02/how-to-install-wordpress-on-localhost.html
http://www.cyberciti.biz/faq/howto-use-grep-command-in-linux-unix/
http://www.ubuntugeek.com/installing-wordpress-3-0-on-ubuntu-10-04-lucid-lynx.html