Perubahan Ifconfig pada Centos 7

No Comments

Ternyata ada perubahan ifconfig pada Centos 7…

Halo,

Rasanya sudah berabad-abad saya tidak menulis di blog pribadi ini. Kesibukan memiliki anak kecil memang lebih menyenangkan daripada hal lain hehe.

Tapi keinginan mencoba teknologi yang belum pernah dikuasai selalu membara #halaah

Awalnya saya ingin mencoba GlusterFS tetapi kali ini ada satu hal baru yang membuat saya sedikit tertegun, ketika ingin melihat ip pada OS Centos 7 dengan perintah ifconfig malah muncul error “command not found”…

Pertama saya kira instalasi error atau salah ketik, ternyata setelah melihat ke forum Centos perintah ifconfig sudah deprecated atau diskontinyu sejak tahun 2009 oleh The Linux Foundation.  Wow, baru tahu saya haha…

Perintah penggantinya adalah sbb:

ip addr

atau cukup:

ip a

Untuk melakukan perintah yang mirip dengan ifconfig enp0s3 up adalah sbb:

ip link set enp0s3 up

Berikut adalah perubahan-perubahan pada net-tools:

Deprecated command

Replacement command(s)

arp ip n (ip neighbor)
ifconfig ip a (ip addr), ip link, ip -s (ip -stats)
iptunnel ip tunnel
iwconfig iw
nameif ip link, ifrename
netstat ss, ip route (for netstat-r), ip -s link (for netstat -i), ip maddr (for netstat-g)
route ip r (ip route)

Untuk setting dengan GUI bisa dengan menjalankan perintah:

nmtui

Pastikan pilihan “Automatically Connect” di beri tanda silang untuk IP DHCP, sedangkan untuk IP Statik tinggal pilih IPv4 Configuration atau IPv6 Configuration dan pilih “Manual”.

Atau cara manualnya dengan edit file di /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-enp0s3 –> untuk ifcfg-enp0s3 tergantung interface yang muncul ketika menjalankan perintah “ip a” (punya saya ada interface lo dan enp0s3).

sudo vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-enp0s3

Pastikan baris ONBOOT=yes

Jangan lupa restart service networknya:

systemctl restart network

===========================================================================================

Tetapi jika ingin tetap menggunakan ifconfig install saja paket net-tools:

yum install net-tools

Catatan:

Hal ini berlaku hanya pada OS Linux keluarga RHEL seperti Centos dan Fedora yang minimal install (maklum internet rumah kurang cepat). Untuk keluarga Debian sendiri masih menggunakan paket net-tools dan kita masih bisa menggunakan ifconfig seperti biasanya.

Sepertinya perubahan ifconfig pada Centos 7 menjadi ip addr menjadikan perintah untuk konfigurasi jaringan lebih powerful. Mari kita coba untuk membiasakannya.

 

Semoga bermanfaat.

Terima kasih.

Salam,

iKONs

 

Sumber:

Categories: Troubleshooting Tags: , ,

Mount Partisi OS Windows yang sedang Hibernation or Fast Restarting

No Comments

Akhir-akhir ini seringkali saya mengalami gagal mount disk OS Windows 10, errornya kira2 seperti ini “Mount Partisi OS Windows yang sedang Hibernation or Fast Restarting”:

[email protected]:~/Downloads$ sudo mount /dev/sdb3 /mnt/
The disk contains an unclean file system (0, 0).
Metadata kept in Windows cache, refused to mount.
Failed to mount '/dev/sdb3': Operation not permitted
The NTFS partition is in an unsafe state. Please resume and shutdown
Windows fully (no hibernation or fast restarting), or mount the volume
read-only with the 'ro' mount option.

Perintah mount /dev/sdb3 /mnt tidak berhasil dijalankan oleh OS Linux, menurut error diatas partisi NTFS yang akan di mount sedang dalam kondisi hibernation atau fast restarting sehingga harus restart, login OS Windows dan shutdown secara normal. Padahal seingat saya tadi malam shutdown seperti biasa, entahlah mungkin ada error dengan OS Windowsnya.

Solusinya adalah mematikan fitur hibernasi di OS Windows dengan cara menjalankan perintah ini di cmd (jangan lupa run as administrator):

powercfg /h off

Atau langsung saja di OS Linux jalankan perintah ini:

sudo ntfsfix /dev/sdx

*sdx diatas adalah sda1, sdb1 atau sdb2 –> tergantung lokasi partisi OS Windows yang akan di mount.

 

Berikut sedikit coretan saya tentang mount partisi OS Windows yang sedang hibernation or fast restarting

Semoga bermanfaat,

iKONs.

 

Sumber:
AskUbuntu, 2016, Unable to mount Windows (NTFS) filesystem due to hibernation

Cara menghapus proteksi read only flashdisk

8 Comments

Pada suatu hari teman saya meminta tolong agar dibantu untuk memperbaiki flashdisknya, dia cerita kalau flashdisk tersebut sebelumnya di pasang ke handphone Androidnya. Setelah itu flashdisk tidak dapat di hapus atau di copy file, seperti terkunci (write protected).

Flashdisk kok di pasang ke handphone? seperti ini penampakannya:

IMG_0912

Ada colokan untuk mikro-USB ternyata, jadi colokannya ada 2 (bolak-balik).

Kembali lagi ke laptop…

Begini hasil dari fdisk -l:

Flashdisk write protect

Dapat kita lihat di gambar di atas bahwa flashdisk ada di /dev/sdb1.

Mari kita coba format dengan partisi FAT:

Flashdisk write protect

Tidak bisa di format begitu saja, normalnya ketika di format maka akan muncul tulisan error bahwa flashdisk masih di mount di system.

Kalau ada read-only file system pada saat kita akan format disk tersebut maka kemungkinannya ada 3 (tiga), yaitu:

  1. Disk tersebut ada kunci secara hardware, biasanya berupa saklar, banyak ditemui di memory card (SD Card, Micro SD, Memory Duo dsb).
  2. Disk tersebut dikunci oleh suatu software (dalam kasus teman saya mungkin oleh partisi manager di Android).
  3. Disk tersebut rusak karena alasan yang kadang tidak jelas #nohope

Solusinya jika yang terjadi nomor 2 (dua) adalah dengan menghapus kuncinya (read only to 0), berikut cara menghapus proteksi read only flashdisk:

~# sudo hdparm -r0 /dev/sdx

Dimana sdx adalah lokasi disk yang dituju (lihat dengan df -ah atau fdisk -l).

Berikut penampakannya:

Flashdisk write protect

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa setting readonly di ubah menjadi 0 (off).

Mari kita coba untuk memformat flashdisk tersebut:

Flashdisk write protect

Well, dapat dilihat bahwa sekarang flashdisk tersebut tidak memiliki error “Read only filesystem”, mari kita coba untuk unmount dan mount ulang…dan coba lakukan read dan write….ternyata berhasil!

UPDATE:

Setelah coba di cabut dan di colok ulang ke USB, ternyata flashdisk tersebut tidak bisa di baca oleh system, berikut errornya:

Flashdisk read protect

Terdapat error I/O pada flashdisk tersebut, sayang sekali untuk tipe error seperti ini hampir dapat dipastikan bahwa flashdisk telah rusak…

Saran saya adalah gunakan merk flashdisk yang memiliki track record baik seperti Sandisk atau Corsair (saya mempunyai beberapa kenangan buruk dengan merk Kingston).

 

Semoga bermanfaat,

iKONs

 

Sumber:

http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=2175479

[Solved]Error Perl Warning setting locale di Mac OSX Yosemite

No Comments

Sebelum lupa melanda, sebaiknya tinggalkan catatan disini…

Ketika melakukan remote SSH, setelah login sukses akan muncul error Perl Warning setting locale di Mac OSX Yosemite seperti berikut:

perl: warning: Setting locale failed.
perl: warning: Please check that your locale settings:
    LANGUAGE = (unset),
    LC_ALL = (unset),
    LANG = "en_US.UTF-8"
are supported and installed on your system.
perl: warning: Falling back to the standard locale ("C").

Ternyata itu disebabkan karena kita merubah profil untuk terminal, misalnya dari basic –> pro

Perubahan ini membuat setting locale berubah dan harus diganti lagi, caranya buka file .bash_profile di folder /Users/nama_user/

Contohnya:

nano /Users/ikonspirasi/.bash_profile

Tambahkan baris berikut:

export LC_ALL=en_US.UTF-8
export LANG=en_US.UTF-8
export LC_CTYPE=en_US.UTF-8

Hasilnya seperti ini:

Setup locale terminal Mac OSX

Save dan coba lakukan SSH ke server sekali lagi, seharusnya hasilnya tidak ada error seperti ini:

SSH locale fixed

 

Semoga bermanfaat,

iKONs

 

Sumber:

http://blogs.agilefaqs.com/2014/01/12/fixing-perl-warning-setting-locale-failed-on-mac-osx/

Categories: Troubleshooting Tags: ,