Cara Import Database di phpMyAdmin

No Comments

Mampir ngopi dulu dimari…

Baru-baru ini saya mencoba melakukan import database sql ke phpMyAdmin di localhost. Hanya saja ketika menguploadnya terjadi error, yaitu:

error sql query
Drop table if exists `nama_tabel`;
#1046 no database selected

Seperti ini gambarnya:

#1046 no database selected

Ternyata solusinya adalah membuat database kosong terlebih dahulu di phpMyAdmin.

Caranya bisa dilihat seperti pada gambar dibawah ini:

create database di phpMyAdmin

Setelah database selesai dibuat, klik database tersebut (di sebelah kiri phpMyAdmin), kemudian import database .sql-nya.

Bisa dilihat seperti pada gambar berikut:

import database phpMyAdmin

Sekian tulisan pendek saya mengenai cara import database di phpmyadmin ini.

Semoga bermanfaat,

iKONs

Categories: Uncategorized Tags: ,

Install WordPress di Localhost Linux

13 Comments

Apa itu WordPress??

Menurut dokter Wiki, WordPress adalah Sistem Manajemen Konten atau dalam bahasa Inggris disebut juga Content Management System (CMS), sifatnya gratis dan Open Source. WordPress bekerja berbasis PHP dan MySQL.

Tentunya sudah pada kenal dengan CMS ya?? ada banyak CMS sebenarnya, seperti WordPress, Mambo/Joomla, Drupal dll.

Tempo hari ada temen yang menanyakan cara install WordPress di Localhost Linux kepada saya jadi sekalian sharing enaknya di post disini aja hehehe…

Sebenarnya diinstall di OS Windows jg bisa hanya beda nya klo di Linux kita membutuhkan Apache (web server), PHP5 dan MySQL database) sedangkan di OS Windows bisa diganti dengan XAMPP (udah include web server + PHP + database) atau menggunakan IIS (web server) dan MsSQL (database).

Pertama yang diperlukan adalah CMS WordPress, bisa didapatkan disini. bisa di download yg .zip atau .tar.gz sama saja.

Disini saya menggunakan Backtrack 5 R1 sebagai OS nya, dimana base OS nya adalah Ubuntu Lucid 10.04, untuk Linux yang lain jika belum ada web server dan database nya harap diinstall dulu, cara melihatnya utk di Debian dan Ubuntu bisa dengan:

sudo dpkg -l |egrep 'mysql|apache2|php'

kalau belum ada install saja:

sudo apt-get install apache2 php5 php5-xmlrpc php5-mysql php5-gd php5-cli php5-curl mysql-client mysql-server

Setelah itu extract file wordpress yang sudah didownload diatas, lihat di dalam folder wordpress isinya kurang lebih seperti ini:

Sudah? pindah folder wordpress tersebut ke /var/www

Kemudian jalankan apache dan mysql-nya:

/etc/init.d/apache2 start
service mysql start

Setelah Apache dan MySQL jalan, selanjutnya adalah konfigurasi pada database MySQL:

[email protected]:~# mysql -u root -p
Enter password:
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or g.
Your MySQL connection id is 61
Server version: 5.1.41-3ubuntu12.3 (Ubuntu)
Type 'help;' or 'h' for help. Type 'c' to clear the current input statement.

mysql> CREATE DATABASE databasename;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> CREATE USER wordpressuser;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

mysql> SET PASSWORD FOR wordpressuser = PASSWORD(”wordpresspassword“);
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

mysql> GRANT ALL PRIVILEGES ON databasename.* TO “wordpressuser“@”localhost” IDENTIFIED BY “wordpresspassword“;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

mysql> FLUSH PRIVILEGES;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

mysql> EXIT

Bye

 

Perhatikan saya melakukan setting MySQL dalam posisi root.

Nama user, database dan password dapat diganti sesuai selera.

Selesai??

Buka browser dan ketik URL ini: http://127.0.0.1/wordpress

Akan muncul halaman seperti dibawah:

Halaman diatas muncul karena kita belum melakukan setting pada file wp-config.php, klik “Create Configuration File”

Masih ingat setting MySQL diatas kan? klik “Let’s Go!”

Isi halaman diatas sesuai dengan setting MySQL sebelumnya, klik “Submit”

Ada peringatan “Sorry, but i can’t write the wp-config.php file”, hal ini normal karena demi alasan keamanan maka standar permissions di folder /var/www adalah 644 atau -rw-r–r–.

Tapi tenang saja, copy saja semua tulisan di dalam box mulai <?php ….. sampai selesai, kemudian buka teks editor (vim, gedit, kwrite dll), paste lalu safe dengan nama wp-config.php dan ditaruh di folder /var/www/wordpress/

Perhatikan pada line 36 sampai 52 di dalam kode wp-config.php tersebut:

Sejak WordPress versi 2.6.8 ada tambahan “Salt” sebagai tambahan keamanan untuk proses otentikasi username dan password.

Fungsi dari salt ini adalah agar password yang tersimpan di dalam database tidak dapat di crack dengan mudah karena telah ditambah dengan “Salt” sehingga hasil hash akan jauh lebih kompleks.

Bisa didapatkan disini untuk “Salt” yang berbeda tiap waktunya (Salt Generator dari WordPress). Paste saja hasil di link tersebut untuk mengganti line 45 sampai 52 file wp-config.php diatas. Tentu saja hal ini adalah optional, tetapi demi keamanan saya anjurkan untuk dirubah…

Sudah?? klik “Run the install”

Kalau segalanya berjalan lancar seharusnya halaman selanjutnya seperti berikut:

Isi halaman diatas sesuai keinginan, selesai klik “Install WordPress”

Voila! WordPress telah terinstall, klik “Log In”

Masukkan Username dan Password yang dimasukkan di halaman “Install WordPress”, klik “Log In”

Yeaah WordPress telah bisa digunakan! pada posisi “Dashboard” langsung saja setting sesuai keinginan seperti add new post, plugins, appereance (theme) dll…

Baiklah mari kita coba tambahkan theme:

Theme dapat di download dimana saja, tetapi untuk install theme tidak disarankan melalui menu Appereance — Themes karena harus menggunakan ftp yang kurang aman, kecuali menggunakan fpts (contoh: vsftpd).

Biasanya saya download saja dari sini: https://wordpress.org/extend/themes/

Bentuk filenya dalam .zip, extract saja kemudian pindahkan folder theme tersebut ke dalam /var/www/wordpress/wp-content/themes/

Defaultnya terdapat 2 (dua) theme di dalam WordPress, lihat saja di folder  /var/www/wordpress/wp-content/themes/, ada folder twentyeleven dan twentyten. Setelah memindahkan folder theme diatas maka ketika kita buka menu Appereances –> Themes maka akan muncul tampilan seperti berikut:

Pada gambar diatas saya memilih theme “Graphene 1.6 by Syahir”, untuk aktifasinya tinggal scroll ke bawah dikit lalu klik “activate”

Selesai?? refresh browser di posisi http://127.0.0.1/wordpress/

Tampilan sebelum theme diganti:

Setelah theme diganti:

Mudah bukan install WordPress di Localhost Linux?? hal yang sama dapat dilakukan juga untuk instalasi Plugin dll…

Semoga bermanfaat,

Jika banyak kekurangan dan kesalahan mohon dikoreksi,

iKONs

Sumber:
http://www.ehacking.net/2012/02/how-to-install-wordpress-on-localhost.html
http://www.cyberciti.biz/faq/howto-use-grep-command-in-linux-unix/
http://www.ubuntugeek.com/installing-wordpress-3-0-on-ubuntu-10-04-lucid-lynx.html

Reset MySQL Root Password di Ubuntu

2 Comments

Wooh udah jam 2.48 pagi aja disini, ga kerasa gara2 melahap serial favorit Unforgettable, yeaa i just love detective Wells style :hammer

hmm….

Lihat tanggal udah 26 Janurari aja nih zzz….tampaknya persiapan harus semakin dimatangkan (emangnya masak telor apa?)

well 2 bulan ini terjadi hal-hal yang membuatku semakin menghargai hal-hal tertentu, kenapa?

  1. Pertamax adalah kelulusan kuliahku dari sebuah Universitas di Jakarta dan rasanya puas banget karena semuanya hasil jerih payah diri sendiri….well kecuali utk tugas akhir terpaksa minta bantuan (sssstt….!)
  2. keduax, i learn that we can’t have everything at one moment, you must loose some to get some more….and i learned it the hard way. kalo kata om Michael Bolton “Tell me how am supposed to live without you….” tapi akhirnya kata bang Fadli “Sudahlah…aku pergi…” #melangkah gontai
  3. ketigax, dalam waktu dekat insya Allah akan melaksanakan tugas di tempat yang jauh dan belum pernah ak impikan sekalipun (di tempat tidur kali ya? wkwkwk)
  4. keempax, badanku yg semakin besar aja akibat sering begadang dan makan tidak teratur (ada yg bersedia membantu merubah gaya hidup ini? lol)
  5. kelimax, ketombe di rambutku akhirnya hilang juga setelah memakai selsun blue, thx to my friend for the advice :halaah
  6. keenamx, wooooh…jadi ngelantur gini pagi2…….surem :matabelo

tapi nikmat juga pagi2 gini ditemani sky.fm solo piano, tau ga judulnya? nih “Jane Solose – Souvenirs d’Andalousie Caprice de Concert sur la cana, le fandango, et le jeleo de Jerez, Op 22” kereen kan? dari judulnya aja udah ketahuan rumitnya aransemen denting piano yg dimainkan…..sambil membayangkan bermain piano (andai saja beneran bisa) di sebuah piano concerto on stage with the best orchestra of course 🙂

lho kok malah kemana-mana ini, mana Ayu Ting-Ting? #eh

Baiklah kali ini akan coba dishare tentang bagaimana cara utk Reset MySQL Root Password di Ubuntu, kenapa? (memang harus ada alasannya ya?)

ini semua gara2 ingin mencoba Damn Vulnerable Web Application (DVWA) di BT5, menggunakan aplikasi ini sih gampang tinggal taruh di /var/www/ trus aktifkan webserver /etc/init.d/apache2 start kemudian buka browser kesayangan dan jalankan http://127.0.0.1/dvwa/index.php ….. voila!

DVWA adalah aplikasi web yang memiliki banyak vulnerability dan memang ditujukan sebagai target percobaan penetration testing aplikasi web. maklum lah kan masih belum mengerti tentang aplikasi web dan databasenya, daripada ngerusak properti orang lain lebih baik dibuatkan simulasinya, bener ga? siapa bilang ga??? terserah sih 😛

Ketika dijalankan pertama kali, ada error pada database MySQL-nya, seperti ini:

Pertama dikira karena service MySQL belum dijalankan, oke….

start services mysql

hasilnya mysql start/running, process xxxx

Dicoba lagi hasilnya sama saja, mari kita lihat file config DVWA di /var/www/dvwa/config/config.inc.php

<?php

# If you are having problems connecting to the MySQL database and all of the variables below are correct
# try changing the 'db_server' variable from localhost to 127.0.0.1. Fixes a problem due to sockets.
# Thanks to digininja for the fix.

# Database management system to use

$<a class="zem_slink" title="Database management system" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Database_management_system" rel="wikipedia">DBMS</a> = 'MySQL';
#$DBMS = '<a class="zem_slink" title="PostgreSQL" href="http://www.postgresql.org" rel="homepage">PGSQL</a>';

# Database variables

$_DVWA = array();
$_DVWA[ 'db_server' ] = 'localhost';
$_DVWA[ 'db_database' ] = 'dvwa';
$_DVWA[ 'db_user' ] = 'root';
$_DVWA[ 'db_password' ] = '';

# Only needed for PGSQL
#$_DVWA[ 'db_port' ] = '7175';

?>

Dari isi file config diatas dapat dilihat database yg digunakan oleh DVWA saat ini adalah MySQL dengan username root dan tanpa password

Coba lagi aaah…..wooooh ternyata sama aja, hmm mari kita coba login MySQL with an old fashion way

[email protected]:~# mysql -u root
ERROR 1045 (28000): Access denied for user 'root'@'localhost' (using password: NO)

wew, ternyata dengan username root seperti masuk ke gang buntu….

baiklah saatnya bakar menyan dan komat-kamit panggil mbah Google (sumpah ini dukun paling sakti who knows almost everything)

di salah satu link ternyata ada cara untuk me-reset password root MySQL, begini caranya: ingat! harus dilakukan dalam posisi root #

Step # 1 : Stop MySQL Service

/etc/init.d/mysql stop</code>
Output:  
Stopping MySQL database server: mysqld.

Step # 2: Start  MySQL server tanpa password:

mysqld_safe --skip-grant-tables &</code>
Output:  
[1] 5988
Starting mysqld daemon with databases from /var/lib/mysql
mysqld_safe[6025]: started

Step # 3: Connect MySQL server  menggunakan MySQL client:

mysql -u root</code> 
Output:  
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or g.
Your MySQL connection id is 1 to server version: 4.1.15-Debian_1-log
Type 'help;' or 'h' for help. Type 'c' to clear the buffer.
mysql>

Step # 4: Setup password yang baru untuk user root MySQL

mysql> use mysql; mysql> update user set password=PASSWORD("NEW-ROOT-PASSWORD") where User='root'; mysql> flush privileges; mysql> quit

*keterangan:

NEW-ROOT-PASSWORD diganti dengan paswword sesuai dengan keinginan

Step # 5: Stop MySQL Server:

/etc/init.d/mysql stop

Output:
Stopping MySQL database server: mysqld
STOPPING server from pid file /var/run/mysqld/mysqld.pid
mysqld_safe[6186]: ended
[1]+ Done mysqld_safe --skip-grant-tables

Step # 6: Start MySQL dan coba password barunya

/etc/init.d/mysql start
mysql -u root -p 

seharusnya muncul seperti ini:

Enter password:
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or g.
Your MySQL connection id is 43
Server version: 5.1.41-3ubuntu12.10 (Ubuntu)

Type 'help;' or 'h' for help. Type 'c' to clear the current input statement.

mysql>

Akhirnya DVWA bisa dijalankan dengan normal, lihat di wiki DVWA masukkan username = admin dan password = password

Next time akan dishare juga bagaimana menggunakan SQL injection secara otomatis dengan SQLMap dan Webscarab, so stay tune and doakan cepet dapat jodoh #eh maksudku bisa memiliki keinginan menulis lagi hahaha.....

Semoga bermanfaat,

iKONs

SUMBER:

http://www.cyberciti.biz/tips/recover-mysql-root-password.html

Categories: Backtrack Tags: , ,