Mount Partisi OS Windows yang sedang Hibernation or Fast Restarting

No Comments

Akhir-akhir ini seringkali saya mengalami gagal mount disk OS Windows 10, errornya kira2 seperti ini “Mount Partisi OS Windows yang sedang Hibernation or Fast Restarting”:

[email protected]:~/Downloads$ sudo mount /dev/sdb3 /mnt/
The disk contains an unclean file system (0, 0).
Metadata kept in Windows cache, refused to mount.
Failed to mount '/dev/sdb3': Operation not permitted
The NTFS partition is in an unsafe state. Please resume and shutdown
Windows fully (no hibernation or fast restarting), or mount the volume
read-only with the 'ro' mount option.

Perintah mount /dev/sdb3 /mnt tidak berhasil dijalankan oleh OS Linux, menurut error diatas partisi NTFS yang akan di mount sedang dalam kondisi hibernation atau fast restarting sehingga harus restart, login OS Windows dan shutdown secara normal. Padahal seingat saya tadi malam shutdown seperti biasa, entahlah mungkin ada error dengan OS Windowsnya.

Solusinya adalah mematikan fitur hibernasi di OS Windows dengan cara menjalankan perintah ini di cmd (jangan lupa run as administrator):

powercfg /h off

Atau langsung saja di OS Linux jalankan perintah ini:

sudo ntfsfix /dev/sdx

*sdx diatas adalah sda1, sdb1 atau sdb2 –> tergantung lokasi partisi OS Windows yang akan di mount.

 

Berikut sedikit coretan saya tentang mount partisi OS Windows yang sedang hibernation or fast restarting

Semoga bermanfaat,

iKONs.

 

Sumber:
AskUbuntu, 2016, Unable to mount Windows (NTFS) filesystem due to hibernation

Lokasi File atau Folder Penting di Linux

No Comments

Hari ini ada seorang teman saya yang menanyakan dimana lokasi data MySQL disimpan? saya jawab “ya di databasenya, login ke MySQL aja”, ternyata bukan itu maksudnya haha…
iya, file dari database MySQL atau MariaDB disimpan di folder yang sama, yaitu di folder /var/lib/mysql/. sedangkan untuk PostgreSQL (PGDATA) ada di folder /var/lib/pgsql/data, tetapi dengan format yang berbeda, bisa dibaca selengkapnya di sini.

Sekalian saya ingin berbagi mengenai lokasi file atau folder penting di Linux atau Unix. Apapun Linux/Unix yang digunakan, semuanya hampir memiliki file atau folder dengan urutan yang sama/mirip. Perintah di terminalnya juga sama untuk beberapa perintah dasarnya (seperti ls, cp, mv, mkdir dsb).

Baiklah saya coba jelaskan satu persatu…

Tapi sebelumnya buka terminal dan ketik cd / lalu enter, ini akan membuat posisi prompt/kursor (namanya apa ini ya?) akan berada di paling luar atau tinggi, saya lebih suka memanggil / di paling tinggi karena di posisi ini kita bisa melihat semua folder 🙂

Sekarang ketik ls -lah, seharusnya akan muncul daftar folder seperti berikut:

FYI, gambar diatas merupakan struktur folder di Linux/Unix yang mengikuti standar terbaru, yaitu FHS (Filesystem Hierarchy Standard), dimana dengan adanya standarisasi tersebut, kita tidak perlu lagi membuka folder untuk menjalankan sebuah program setelah program tersebut di install karena telah tersusun dengan rapi. sehingga dimanapun posisi prompt di terminal, kita bisa mengeksekusi program.

Langsung saja ya, lain kali kita akan bahas mengenai membaca keterangan dan modifikasi files atau folder…

Ketika kita mengetik ls, tampilan folder akan ditampilkan menurut abjad dari a – z.

    1. Mulai dari folder /bin, ini adalah tempat dimana program untuk perintah paling umum seperti ls, rm, mkdir, cp dsb. Yup, semua perintah Linux/Unix ada disini (klo lupa mampir kesini saja :D)

 

    1. Kemudian folder /boot, di folder ini isinya Kernel Linux/Unix, Grub, Image RAM, pokoknya segala hal yang diperlukan sebuah OS Linux/Unix untuk Booting up.

 

    1. folder /dev berisi semua drive harddisk atau hardware seperti modem, CD/DVD/Blu-ray dsb. Hanya saja disini hanya merupakan link dan bukan isi, contohnya hdd partisi 1 ada di /dev/sda1 dan DVD-rom ada di /dev/sr0. untuk melihat isinya, harus dilakukan mounting (mount) terlebih dahulu.

 

    1. /etc berisi files konfigurasi dari program/aplikasi yang terinstall di dalam OS, misal konfigurasi Apache ada di /etc/apache2 dan SSH di /etc/ssh.

 

    1.  /home, nah disini semua files dan folder milik seorang user disimpan, misalnya /home/ikons adalah folder milik user ikons, hal ini juga merupakan folder awal ketika kita melakukan remote ke ssh server dengan sebuah username. kalau di OS Windows folder ini mirip folder C:\Users\.

 

    1.  /lib, berisi files atau folder penting seperti library program-program atau modul kernel. biasanya file dependency sebuah program harus ditaruh disini.

 

    1. /media merupakan folder mount dari external device seperti HDD external, flashdisk, CD/DVD. biasanya ketika memasukkan flashdisk ke USB, otomatis isinya akan muncul di file manager, sebenarnya itu lokasinya adalah di folder /media. beda dengan di OS Windows yang hanya langsung ditampilkan di file explorer.

 

    1. /mnt juga merupakan folder mount, hanya saja sifatnya sementara dan dilakukan manual, contohnya mount /dev/sdc2 /mnt, maka file di HDD/flashdisk di /dev/sdc2 akan muncul di folder /mnt.

 

    1. folder /opt biasanya di isi dengan program yang diinstall tidak melalui paket manager (apt-get atau yum), alias kompile dan install langsung dari kode sumber (source code).

 

    1. /proc merupakan folder yang isinya files dimana kernel menerima informasi, contohnya processor ada di /proc/cpuinfo dan ram di /proc/meminfo.

 

    1. /root, namanya saja root, ini adalah folder super user dimana ketika remote ke ssh server menggunakan root akan diarahkan kesini, bukan di folder home.

 

    1. folder /sbin berisi semua program yang hanya dapat dijalankan oleh super user, alias harus di sudo/su terlebih dahulu.

 

    1. /srv, folder ini bisa juga diisi oleh web server atau ftp server.

 

    1. /sys adalah folder dimana informasi mengenai sistem yang bisa dibaca oleh kernel.

 

    1. /tmp, tempat dimana file sementara disimpan, biasanya ketika install sebuah program.

 

    1. folder /usr berisi program-program yang merupakan tools seperti gcc, git, vim, mysql dsb. pokoknya selain program dasar/sederhana seperti di folder /bin. kalau di OS Windows ini seperti folder Program Files.

 

    1. yang terakhir adalah folder /var yang merupakan folder yang isinya berubah (bertambah/berkurang) dengan cepat, seperti file log ada di folder /var/log, file email (sendmail/postfix) di /var/mail atau web server di folder /var/www (Fedora/CentOS ada di folder /home/user/public_html)

 

 

Semoga info diatas dapat membantu bagi yang sedang mulai belajar Linux/Unix. Kalau ada yang ditanyakan silahkan komen dibawah :).

Salam hangat,
iKONs.

Sumber:
https://help.ubuntu.com/community/LinuxFilesystemTreeOverview
http://en.wikipedia.org/wiki/Unix_filesystem
http://en.wikipedia.org/wiki/Filesystem_Hierarchy_Standard

Categories: Coretanku Tags: