Hari Minggu 18 September 2011

No Comments

Sore itu aku dalam perjalanan menuju rumah Bude Is (kakak dari mama) di daerah Fatmawati seperti yang telah aku janjikan kepada beliau untuk datang kesana silaturahmi, mumpung dalam suasana lebaran 🙂

Biasanya aku selalu menikmati alunan musik via earphone dan ipod kesayangan tapi ketika diatas metromini 610 (jurusan Blok M – Pondok Labu), ak lepas earphone karena ada seorang pengamen yang ternyata suaranya dan permainan gitarnya cukup bagus, tumben…biasanya yang banyak pengamen yang bagus di bus 134 arah ke Depok (lha kok ngomongin pengamen seh? :hammer)

Sambil menikmati petikan gitar dan suara serak basah aku tolehkan kepala ke kiri (kebetulan duduk di pinggir kiri bagian tengah dekat pintu masuk), apa yang aku lihat membuatku masih teringat sampai saat ini….

Kalau tidak salah ingat saat itu di dekat D’Best Fatmawati, didepan sebuah bangunan mirip sekolah ada banyak sekali orang-orang yang saling bercakap dan tersenyum, sepertinya semacam sebuah pertemuan besar atau reuni akbar. Mereka berbincang dengan pandangan yang berbeda seperti orang pada umumnya (saya tahu karena pernah nonton film seri Lie to Me), sepertinya mereka berkomunikasi dengan cara yang sama, kemudian aku perhatikan dengan lebih seksama…

Ternyata mereka menggunakan bahasa isyarat gerakan tangan dan jemari, pantas saja mengapa mereka begitu saling memperhatikan sampai-sampai aku berpikir apa mereka semua memang saling menyayangi satu sama lain? 😛

Kemudian ada 2 orang naik ke dalam metromini, sepertinya mereka suami istri, cara mereka berkomunikasi membuatku….
Mereka saling pandang, saling memperhatikan, bersenda gurau sambil menggerakkan jemari mereka, kadang terlihat serius tetapi tampak menyejukkan di mata.

Membuatku ingin belajar bahasa mereka…berkomunikasi dengan saling pandang, dengan utuh memperhatikan lawan bicara…

Gambar 1. Isyarat Alphabet

Gambar 2. Isyarat Angka

Hmm rumit juga, padahal diatas hanya huruf dan angka saja belum sampai pada kata atau kalimat (dasar ane orang malas)

Setelah google-fu kesana kemari ternyata bangunan yang mirip sekolah tersebut adalah bangunan Yayasan Santi Rama, sebuah SLB Tuna Rungu. Disana terdapat pendidikan untuk anak-anak tuna rungu mulai dari TK sampai SMU.

Yayasan tersebut mempunyai Visi dan Misi yang bagus:

VISI

Terwujudnya pemberdayaan Tunarungu seoptimal mungkin sehingga berkembang menjadi manusia seutuhnya, berguna bagi diri sendiri, masyarakat, nusa dan bangsa

MISI

  1. Mencegah mengurangi dampak ketunarunguan melalui kegiatan Diteksi dan Interview Dini
  2. Memberikan pendidikan khusus kepada penyandang tunarungu, mulai usia prasekolah sampai sekolah menengah
  3. Menyediakan berbagai jalur & program pendidikan sesuai perkembangan kemampuan siswa.
  4. Mengupayakan tamatan yang trampil dan mandiri
  5. Meneliti dan mengembangkan perangkat kurikulum khusus tunarungu
  6. Berupaya menyediakan fasilitas dan sarana pra sarana
  7. Membimbing orangtua siswa agar memiliki pengetahuan dan sikap yang tepat dan efektif
  8. Menjadikan karyawan Santi Rama tenaga yang berdedikasi dan profesional
  9. Mengupayakan sosialisasi tentang hakekat ketunarunguan.

Karena mereka mempunyai tujuan yang mulia, aku putuskan untuk melakukan penetration testing secara gratis, hasilnya alhamdulillah ternyata website mereka cukup kuat 😀

Aku kagum dengan cara mereka berkomunikasi….

M

Categories: Coretanku Tags: